Text
Perpustakaan Salahuddin Al-Ayyubi Ar-Rohmah Tahfizh Malang
Penilaian
0,0
dari 5Sedang tuhan pun cemburu
Salah satu bakat paling besar dalam diri manusia memang menjadi binatang: makhluk tingkat ketiga sesudah benda dan tetumbuhan. Binatang plus akal adalah kita. Binatang plus akal plus tataran-tataran lain dari spiritualisme adalah kesempurnaan yang seyogyanya diperjuangkan oleh manusia.
Akan tetapi, binatang nampaknya lebih beruntung dibanding manusia. Dunia dan nilai mereka sudah niscaya dari awal sampai akhir. Sedang dunia manusia, suka menjebak diri dengan kebebasan yang dimilikinya atau yang ia peroleh dari Tuhannya. Manusia merasa bebas untuk memilih, termasuk memilih bunuh diri atau melenyapkan standar-standarnya terhadap nilai kemanusiaan.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Perpustakaan Salahuddin Al-Ayyubi (Rak 100) | 0212/HB/25 | 128 EMH S | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 128 EMH S
- Penerbit
- Yogyakarta: Penerbit Bentang, 2018
- Deskripsi Fisik
- xi, 448 hlm. 20,6 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786022914747
- Klasifikasi
- 128
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Ed. II, Cet. 1
- Subjek
- FILSAFAT KEHIDUPAN MANUSIA
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Emha Ainun Nadjib
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah